kamar tengah.
3 desember 2010 .21.50.
merasa diri inferior
tak berkuasa
air mata di pelupuk mata tapi enggan untuk ditumpahkan
tak ada kapasitas
tak bisa mengungkapkan
tak bisa merubah apapun
tak bisa menghindar
tak bisa menjauh
tak bisa mendekat
dingin. rasanya menusuk tulang.
senyum. tapi kepalsuan.
tangis . tak merasa tak seharusnyya ditangisi.
bodoh. tapi ini bukan kesalahan
melupakan. tapi enggan melepaskan
disimppan. tapi takut menyakiti.
Tuhan kalau saya boleh bilang, saya sedikit lelah dengan keadaan ini.
Tolong akhiri Tuhan, meski harus terluka .
hanya itu yang saya pinta.
backsong *all about love-piano version*
merasa diri inferior
tak berkuasa
air mata di pelupuk mata tapi enggan untuk ditumpahkan
tak ada kapasitas
tak bisa mengungkapkan
tak bisa merubah apapun
tak bisa menghindar
tak bisa menjauh
tak bisa mendekat
dingin. rasanya menusuk tulang.
senyum. tapi kepalsuan.
tangis . tak merasa tak seharusnyya ditangisi.
bodoh. tapi ini bukan kesalahan
melupakan. tapi enggan melepaskan
disimppan. tapi takut menyakiti.
Tuhan kalau saya boleh bilang, saya sedikit lelah dengan keadaan ini.
Tolong akhiri Tuhan, meski harus terluka .
hanya itu yang saya pinta.
backsong *all about love-piano version*

Komentar
Posting Komentar